Places to See

| 1 comments ]

A beautiful Story: China Love Story

Satu kisah cinta baru-baru ini keluar dari China dan langsung
menyentuh seisi dunia.
Kisah ini adalah kisah seorang laki-laki dan seorang wanita yang lebih
tua, yang melarikan
diri untuk hidup bersama dan saling mengasihi dalam kedamaian selama
setengah abad.



Laki-laki China berusia 70 tahun yang telah memahat 6000 anak tangga
dengan tangannya
(hand carved) untuk isterinya yang berusia 80 tahun itu meninggal
dunia di dalam goa yang
selama 50 tahun terakhir menjadi tempat tinggalnya.
50 tahun yang lalu, Liu Guojiang, pemuda 19 tahun, jatuh cinta pada
seorang janda 29 tahun bernama
Xu Chaoqin ....

Seperti pada kisah Romeo dan Juliet karangan Shakespeare, teman-teman
dan kerabat mereka mencela hubungan mereka karena perbedaan usia di
antara mereka dan kenyataan bahwa Xu sudah punya beberapa anak....
Pada waktu itu tidak bisa diterima dan dianggap tidak bermoral bila
seorang pemuda mencintai wanita yang lebih tua.....Untuk menghindari
gossip murahaan dan celaan dari lingkungannya, pasangan ini memutuskan
untuk melarikan diri dan tinggal di sebuah goa di Desa Jiangjin, di
sebelah selatan Chong Qing.
Pada mulanya kehidupan mereka sangat menyedihkan karena tidak punya
apa-apa, tidak ada listrik atau pun makanan. Mereka harus makan
rumput-rumputan dan akar-akaran yang mereka temukan di gunung itu. Dan
Liu membuat sebuah lampu minyak tanah untuk menerangi hidup mereka.
Xu selalu merasa bahwa ia telah mengikat Liu dan is berulang-kali
bertanya,"Apakah kau menyesal?" Liu selalu menjawab, "Selama kita
rajin, kehidupan ini akan menjadi lebih baik".
Setelah 2 tahun mereka tinggal di gunung itu, Liu mulai memahat
anak-anak tangga agar isterimya dapat turun gunung dengan mudah. Dan
ini berlangsung terus selama 50 tahun.
Setengah abad kemudian, di tahun 2001, sekelompok pengembara
(adventurers) melakukan explorasi ke hutan itu. Mereka terheran-heran
menemukan pasangan usia lanjut itu dan juga 6000 anak tangga yang
telah dibuat Liu.
Liu Ming Sheng, satu dari 7 orang anak mereka mengatakan, "Orang tuaku
sangat saling mengasihi, mereka hidup menyendiri selama lebih dari 50
tahun dan tak pernah berpisah sehari pun. Selama itu ayah telah
memahat 6000 anak tangga itu untuk menyukakan hati ibuku, walau pun ia
tidak terlalu sering turun gunung.


Pasangan ini hidup dalam damai selama lebih dari 50 tahun. Suatu hari
Liu yang sudah berusia 72 tahun pingsan ketika pulang dari ladangnya.
Xu duduk dan berdoa bersama suaminya sampai Liu akhirnya meninggal
dalam pelukannya. Karena sangat mencintai isterinya, genggaman Liu
sangat sukar dilepaskan dari tangan Xu, isterinya.


"Kau telah berjanji akan memeliharakanku dan akan terus bersamaku
sampai akan meninggal, sekarang kau telah mendahuluikun, bagaimana
akan dapat hidup tanpamu?"
Selama beberapa hari Xu terus-menerus mengulangi kalimat ini sambil
meraba peti jenasah suaminya dan dengan air mata yang membasahi
pipinya.
Pada tahun 2006 kisah ini menjadi salah satu dari 10 kisah cinta yang
terkenal di China, yang dikumpulkan oleh majalah Chinese Women Weekly.
Pemerintah telah memutuskan untuk melestarikan "anak tangga cinta"
itu, dan tempat kediaman mereka telah dijadikan musium agar kisah
cinta ini dapat hidup terus.

Read More..
| 1 comments ]

Sumber: kiriman teman hari ini

CIA: VERY-VERY TOP SECRET

Sebuah dokumen berklasifikasi sangat rahasia (TOP
SECRET) bocor ke tangan wartawan. Dokumen ini adalah laporan CIA
kepada Pentagon yang sebenarnya akan diteruskan ke Gedung Putih.

Menurut dokumen tsb, setelah Irak , Indonesia akan jadi sasaran berikutnya.

Tapi intel2 CIA yang lebih dahulu diterjunkan ke Indonesia, menyimpulkan
bahwa jika diteruskan, maka perang tsb akan menjadi sangat mahal biayanya
dan dipastikan AS akan menderita banyak kerugian.

Ini isi dokumen yang telah diterjemahkan tidak resmi
ke dalam Bahasa Indonesia:

Kepada Yth.
Kepala Staf Gabungan
Jenderal Richard Myers
Tembusan: Direktur CIA


Rencana penyerangan ke Indonesia sebaiknya dipertimbangkan lagi mengingat mahalnya biaya yang akan timbul dari peperangan tersebut.

Berikut data-datanya:

Begitu memasuki perairan, Armada ketujuh kita akan dihadang pihak Bea Cukai karena membawa masuk senjata api dan peralatan tanpa surat izin dari pemerintah RI. Ini berarti kita harus menyediakan
"uang damai".

Coba hitung berapa besarnya jika peralatan yang dibawa
sedemikian banyak.

Kemudian bila kita mendirikan base camp militer, bisa ditebak di sekitar base camp pasti akan banyak dikelilingi tukang bakso, tukang es kelapa, lapak VCD bajakan, sampai obral celana dalam Rp 10.000 dapat 3.

Belum terhitung jika pedagang komedi puter juga ikut mangkal di sekitar base camp.
Kemudian kendaraan tempur serta tank-tank lapis baja yang diparkir dekat base camp akan dikenakan retribusi parkir oleh petugas dari dinas perparkiran daerah (DPD) maupun preman-preman sekitar.

Jika dua jam pertama dikenakan Rp 10.000 (tarif untuk orang bule), berapa yang harus dibayar oleh pemerintah AS jika kendaraan harus parkir sebulan atau setahun lebih seperti di Irak sekarang
ini?
Belum lagi pengusaha parkir swasta yang bisa melobi Gubernur Fauzi Bowo untuk menaikkan tarif parkir. Lobi itu sangat mulus karena salah satu komisaris di sebuah perusahaan parkir terbesar di Jakarta
itu adalah mantan pejabat tinggi.
Belum lagi di sepanjang jalan menuju lokasi base camp kita harus menghadapi para "Pak Ogah" yang berlagak mengatur jalan sambil memungut biaya dari kendaraan yang memutar. Bisa dibayangkan berapa recehan yang harus disiapkan jika harus melakukan operasi tempur menuju pusat-pusat musuh seperti Cilangkap. Dari Tanjung Priok (pelabuhan tempat Kapal induk merapat dan lokasi pasukan mendarat) ke Cilangkap saja ada berapa pertigaan, perempatan dan putaran.

Suatu kerepotan besar jika rombongan pasukan harus berkonvoi. Karena konvoi yang berjalan lambat pasti akan dihampiri para pengamen, dan anak-anak jalanan. Ini berarti harus mengeluarkan recehan lagi!

Belum lagi jika di jalan bertemu polisi bokek, udah pasti kena semprit karena konvoi tanpa izin terlebih dahulu. Bayangkan berapa uang damai yang harus dikeluarkan untuk polantas-polantas itu. Itu baru polantas, Pak Myers. Belum petugas DLLAJ.

Anda harus melihat sendiri bagaimana mereka beraksi. Kendaraan2 dan tank2 itu kan belum di kir. Itu pertanda buruk. Setiap kali kir, berapa uang yang harus kita keluarkan untuk membayar yang resmi dan tidak resmi.

Belum lagi kalau mau menyerbu KODAM di daerah lain. Kita harus melewati jembatan Timbang milik DLLAJ. Siapkan saja uang pelicin yang lebih banyak.

Di base camp militer, tentara AS sudah pasti tidak bisa tidur nyenyak, karena banyak nyamuk akibat sangat tidak higienisnya lingkungan sekitar. Ini bisa dibasmi dengan penyemprotan dari dinas kesehatan.

Lagi-lagi harus menyiapkan amplop untuk mereka.

Tentara AS juga nggak bisa jauh2 dari peralatan perangnya, karena disekitar base camp sudah
mengintai pedagang besi loakan yang siap mempreteli peralatan perang canggih yang kita bawa. Kurang waspada sedikit saja, tank Abrams kebanggaan kita bakal siap dikiloin.

Belum lagi para pencuri kendaraan bermotor yang sudah siap beraksi dengan kunci T-nya bakal merebut jip-jip perang kita yang kalau didempul dan cat ulang bisa dijual ke pasar gelap atau pasar spare part hasil curian ranmor di Cinangka.

Peralatan telekomunikasi kita, yang menjadi alat vital dalam pertempuran, juga harus dijaga ketat, karena bandit kapak merah sudah mengincar peralatan itu.

Di samping itu juga ada aturan wajib lapor kalau bawa tamu jika lebih dari 1×24 jam, dan harus izin RT setempat. Belum RW dan kelurahan. Berapa banyak meja yang harus dilalui dengan amplopan?

Membayangkan ini semua, kami mewakili intel CIA di lapangan sepakat untuk meninjau ulang rencana penyerangan ke Indonesia.

Read More..
| 0 comments ]


Bos Pengemis Bisa Kaya: Mau Coba????

Cak To, begitu dia biasa dipanggil. Besar di keluarga pengemis, berkarir sebagai pengemis, dan sekarang jadi bos puluhan pengemis di Surabaya. Dari jalur minta-minta itu, dia sekarang punya dua sepeda motor, sebuah mobil gagah, dan empat rumah. Berikut kisah hidupnya.

---

Setelah puluhan tahun mengemis, Cak To sekarang memang bisa lebih menikmati hidup. Sejak 2000, dia tak perlu lagi meminta-minta di jalanan atau perumahan. Cukup mengelola 54 anak buahnya, uang mengalir teratur ke kantong.

Sekarang, setiap hari, dia mengaku mendapatkan pemasukan bersih Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu. Berarti, dalam sebulan, dia punya pendapatan Rp 6 juta hingga Rp 9 juta.

Cak To sekarang juga sudah punya rumah di kawasan Surabaya Barat, yang didirikan di atas tanah seluas 400 meter persegi. Di kampung halamannya , Cak To sudah membangun dua rumah lagi. Satu untuk dirinya, satu lagi untuk emak dan bapaknya yang sudah renta. Selain itu, ada satu lagi rumah yang dia bangun di Kota Semarang.

Untuk ke mana-mana, Cak To memiliki dua sepeda motor Honda Supra Fit dan sebuah mobil Honda CR-V kinclong keluaran 2004.

***

Tidak mudah menemui seorang bos pengemis. Ketika menemui wartawan harian ini di tempat yang sudah dijanjikan, Cak To datang menggunakan mobil Honda CR-V-nya yang berwarna biru metalik.

Meski punya mobil yang kinclong, penampilan Cak To memang tidak terlihat seperti ''orang mampu''. Badannya kurus, kulitnya hitam, dengan rambut berombak dan terkesan awut-awutan. Dari gaya bicara, orang juga akan menebak bahwa pria kelahiran 1960 itu tak mengenyam pendidikan cukup. Cak To memang tak pernah menamatkan sekolah dasar.

''Yang penting halal,'' ujarnya mantap.

***

Cak To tergolong pengemis yang mau belajar. Bertahun-tahun mengemis, berbagai ''ilmu'' dia dapatkan untuk terus meningkatkan penghasilan. Mulai cara berdandan, cara berbicara, cara menghadapi aparat, dan sebagainya.

Makin lama, Cak To menjadi makin senior, hingga menjadi mentor bagi pengemis yang lain. Penghasilannya pun terus meningkat. Pada pertengahan 1990, penghasilan Cak To sudah mencapai Rp 30 ribu sampai Rp 50 ribu per hari. ''Pokoknya sudah enak,'' katanya.

Dengan penghasilan yang terus meningkat, Cak To mampu membeli sebuah rumah sederhana di kampungnya. Saat pulang kampung, dia sering membelikan oleh-oleh cukup mewah. ''Saya pernah beli oleh-oleh sebuah tape recorder dan TV 14 inci,'' kenangnya.

Saat itulah, Cak To mulai meniti langkah menjadi seorang bos pengemis. Dia mulai mengumpulkan anak buah.

Cerita tentang ''keberhasilan'' Cak To menyebar cepat di kampungnya. Empat teman seumuran mengikutinya ke Surabaya. ''Kasihan, panen mereka gagal. Ya sudah, saya ajak saja,'' ujarnya enteng.

Sebelum ke Surabaya, Cak To mengajari mereka cara menjadi pengemis yang baik. Pelajaran itu terus dia lanjutkan ketika mereka tinggal di rumah kontrakan di kawasan Surabaya Barat. ''Kali pertama, teman-teman mengaku malu. Tapi, saya meyakinkan bahwa dengan pekerjaan ini, mereka bisa membantu saudara di kampung,'' tegasnya.

Karena sudah mengemis sebagai kelompok, mereka pun bagi-bagi wilayah kerja. Ada yang ke perumahan di kawasan Surabaya Selatan, ada yang ke Surabaya Timur.

Agar tidak mencolok, ketika berangkat, mereka berpakaian rapi. Ketika sampai di ''pos khusus'', Cak To dan empat rekannya itu lantas mengganti penampilan. Tampil compang-camping untuk menarik iba dan uang recehan.

Hanya setahun mengemis, kehidupan empat rekan tersebut menunjukkan perbaikan. Mereka tak lagi menumpang di rumah Cak To. Sudah punya kontrakan sendiri-sendiri.

***

Setiap tahun, jumlah anak buah Cak To terus bertambah. Semakin banyak anak buah, semakin banyak pula setoran yang mereka berikan kepada Cak To. Makanya, sejak 2000, dia sudah tidak mengemis setiap hari.

Sebenarnya, Cak To tak mau mengungkapkan jumlah setoran yang dia dapatkan setiap hari. Setelah didesak, dia akhirnya mau buka mulut. Yaitu, Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu per hari, yang berarti Rp 6 juta hingga Rp 9 juta per bulan.

Menurut Cak To, dia tidak memasang target untuk anak buahnya. Dia hanya minta setoran sukarela. Ada yang setor setiap hari, seminggu sekali, atau sebulan sekali. ''Ya alhamdulillah, anak buah saya masih loyal kepada saya,'' ucapnya.

Dari penghasilannya itu, Cak To bahkan mampu memberikan sebagian nafkah kepada masjid dan musala di mana dia singgah. Dia juga tercatat sebagai donatur tetap di sebuah masjid di Gresik.

''Amal itu kan ibadah. Mumpung kita masih hidup, banyaklah beramal,'' katanya.

Sekarang, dengan hidup yang sudah tergolong enak itu, Cak To mengaku tinggal mengejar satu hal saja. ''Saya ingin naik haji,'' ungkapnya. Bila segalanya lancar, Cak To akan mewujudkan itu pada 2010 nanti...

sumber :http://www.jawapos.co.id/metropolis/index.php?act=detail&nid=5373

Read More..
| 1 comments ]

Imbasan Pertumbuhan Batu Bara KalSel


Oleh Britany Alasen Sembiring

Batubara menjadi komoditas yang paling menjanjikan di era globalisasi ini. Dunia mengakui bahwa semakin berkembangnya waktu maka kebutuhan akan energi akan semakin besar. Apalagi jika kita melihat Negara-negara maju yang sedang gencar-gencarnya mengembangkan industrinya.


Energi seperti minyak dan gas ini bukan lagi menjadi bahan bakar industri yang serta merta diandalkan. Batubara kini menjadi barang substitusi yang diminati para investor. Peningkatan permintaan dari dalam dan luar negeri akan menguntungkan Indonesia sebagai negara penghasil Batu bara terbesar di dunia.


Salah satu propinsi yang mempunyai batubara terbesar yaitu Kalimantan Selatan. Terlihat pada gambar dibawah ini bahwa terjadi peningkatan total ekspor hasil tambang batu bara yang semakin meningkat hingga triwulan-I tahun 2008.

Subsektor penghasil Batu Bara ini memberikan pertumbuhan khusus bagi sektor pertambangan yang terus meningkat dari tahun 2005 sampai 2008. Eksplorasi mineral batu bara telah dilakukan di beberapa daerah Kalimantan Selatan Seperti Kota Baru, Tanah Laut, Banjar, Tapin, Hulu Sungai Selatan, Balangan, Tabalong, Hulu Sungai Tengah. Batu bara yang diproduksi itu terdiri dari jenis Electric Power Plant (steam coal), steel industry (coking coal), home energy (coal briquette) dan sebagainya. Jenis-jenis batu bara ini dimanfaatkan dalam kawasan domestik sebagai bahan bakar industry dan pembangkit tenaga listrik sedangkan batu bara yang mentahnya diekspor ke negara-negara seperti Jepang, Korea, India, Thailand, Eropa, dan Amerika.

Produktivitas Kalimantan Selatan dalam memproduksi Batu bara ini mencapai 10.6 persen dari produksi nasional pada akhir tahun 2007. Bahkan pada awal triwulanan tahun 2007 kontribusi ekonomi dari sektor pertambangan ini mencapai 9.96 persen walaupun menurun pada tahun berikutnya. Peningkatan komoditas batu bara ini sangat menguntungkan bagi para investor maupun masyarakat yang berusaha batu bara untuk hidup. Hal ini disebabkan sampai pada tahun 2008 ini harga batu bara terus meningkat hingga $70 per ton.

Potensi Batu bara sebagai komoditas yang penting dan andalan bagi propinsi Kalsel dan negara Indonesia ini semakin menarik perhatian dari kalangan manapun. Pemerintah Kalsel telah membuat pembangunan beberapa PLTU dengan bahan bakar batu bara agar lebih produktif. Pembangunan ini akan menstimulus investasi dari dalam maupun luar negeri karena kepastian keuntungan yang tercipta.

Selain itu, untuk mempertinggi kesejahteraan rakyat, pemerintah daerah Kalimantan Selatan melaksanakan program penggunaan briket batu bara bagi kehidupan sehari-hari sehingga kelangkaan minyak bumi dapat dikurangi.

Berbagai kegiatan program dari sisi peningkatan supply batubara patut digencarkan dengan cara mengurangi penumpukan batu bara di Stockpile. Kegiatan Reklamasi dan Revegetasi Lahan Pasca Tambang perlu dilakukan agar penambangan tersebut tidak membuat kerusakan dari sisi lingkungan. Pembangunan yang dilakukan haruslah ramah lingkungan.

Program investasi tambang ini sangat berguna dengan melibatkan pihak asing dan masyarakat. Tentunya hal ini dapat dipenuhi dengan adanya peraturan daerah investasi yang lebih mudah, menguntungkan kedua belah pihak serta memperhatikan keberlanjutan lingkungan. Kesejahteraan masyarakat disebabkan oleh adanya lapangan pekerjaan yang lebih baik harus diimbangi dengan lingkungan yang tetap terpelihara dengan baik.

Read More..
| 0 comments ]

Mengatasi Kemiskinan Papua


Oleh Britany Alasen Sembiring

‘Miskin’, sebuah kata yang sering dilontarkan semua orang ketika menghadapi situasi dan kondisi dimana pendapatan tidak dapat memenuhi kebutuhan hidup. Miskin dapat berarti sebab maupun akibat tergantung pada bagaimana kita mengkajinya. Miskin satu orang dalam masyarakat belum menjadi sebuah persoalan. Namun ketika kemiskinan itu mencakup level kecamatan, kabupaten hingga propinsi maka kemiskinan ini menjadi musuh yang tidak pernah terkalahkan sepanjang manusia hidup di dunia.

“Kemiskinan telah menjadi polemik dan bentuk ancaman yang dapat menghancurkan daya politik, sosial, dan psikologis manusia setelah porak-porandanya sumber daya alam akibat eksploitasi yang tanpa batas. (Hartaningsih, 2006).”

Di Indonesia, tingkat kemiskinan di Papua tahun 2003 paling tinggi dari seluruh propinsi. Hal ini terlihat pada tabel di bawah ini;

Sumber : Pemerintah Propinsi Papua

Kemiskinan Papua ini disebabkan oleh daya beli masyarakat yang rendah akibat tingkat inflasi yang tinggi (11.74 % pada triwulan I-2007) dan membuat harga barang-barang menjadi sangat tinggi. berdasarkan data Dana Alokasi Umum (DAU) Papua tahun 2005, Propinsi ini menjadi propinsi termahal dibandingkan propinsi lainnya di Indonesia. Selain itu, perbedaan harga yang bervariasi di setiap kabupaten Papua ini cukup memberikan kesenjangan ekonomi bagi masyarakat papua sendiri.

Telah banyak usaha yang dilakukan para pemerintah dari daerah, pusat serta beberapa lsm dalam memberantas kemiskinan. Bahkan usaha pemberantasan kemiskinan ini sejak awal abad ke-21 mencapai level internasional, yaitu dengan program MDG (Millennium Development Goals).

Kemiskinan Papua ini pada dasarnya dapat diatasi jika ada komitmen dari pemerintah untuk melaksanakan pembangunan dengan baik menggunakan pemasukan dari hasil-hasil tambang berupa tembaga (58.36 persen), perkebunan (12.74 persen) yang cukup besar yang berada di daerah-daerah tertentu seperti Nabire, Numfor.

Pemasukan hasil tambang dan perkebunan yang ada akan masuk kedalam Pendapatan Asli Daerah (PAD) propinsi Papua. Hasil PAD itu dapat digunakan untuk pembangunan-pembangunan investasi sumber daya manusia seperti yang telah berhasil dilakukan Negara Jiran yaitu Malaysia.

Dalam pemberantasan kemiskinannya, Malaysia menerapkan Program Dasar Ekonomi Baru (DEB) yang bertujuan membuka peluang pekerjaan seluas-luasnya dan menaikkan taraf hidup rakyat hingga mereka memiliki kualitas hidup yang baik. Pemerintah juga memberikan jaminan kemudahan dan keamanan kepada investor sehingga lapangan kerja terbuka luas. Malaysia juga berhasil mendatangkan sekitar 2 juta pekerja asing, yang 1,2 juta di antaranya adalah tenaga kerja Indonesia (TKI). Pemerintah Malaysia mendapat pekerja murah dan pajak keimigrasian yang besar setiap tahun untuk devisa negara dari pajak keimigrasian para pekerja asing. (radar timika, 2008)

Propinsi Papua juga dapat melakukan usaha pemberantasan kemiskinan yang sama seperti yang dilakukan Malaysia. Misalnya dari sisi ekonomi pemerintah dapat memberikan keleluasaan investasi dari pengurusan izin sampai kepada tariff impor yang diberlakukan investor di Papua untuk melakukan bisnis. Selain itu, besarnya alokasi Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Otonomi Khusus (Dana Otsus) yang diatur dalam UU No. 21/2001 untuk propinsi Papua cukup besar dan kaya. Hal ini disebabkan oleh besarnya dana bagi hasil dari migas dan hasil perkebunan serta dana otonomi khusus yang dialokasikan untuk pembangunan tertentu di Papua seperti pengurangan kesenjangan ekonomi di setiap kabupaten.

Seperti yang dikemukakan Amartya Sen, pertumbuhan daerah Papua dan pengurangan kemiskinan dilakukan dengan cara memperbaiki kualitas sumber daya manusianya. Kreatifitas dan keahlian setiap orang dikembangkan melalui tingkat pendidikan yang lebih baik. Oleh karena itu pemerintah daerah dapat meningkatkan taraf hidup rakyatnya dengan cara memfokuskan pembangunan pada sektor pendidikan. Para dosen dan mahasiswa Papua dapat dikirim ke luar negeri untuk mendapatkan gelar S-1, S-2, dan S-3. Pendidikan murah kepada rakyat dengan subsidi silang merupakan program yang penting dijalankan untuk investasi perekonomian Papua kedepan.

Agar pemerintah dapat efektif dalam pemberantasan kemiskinan ini, maka perlu dilakukan pemetaan wilayah hunian penduduk miskin. Kemudian memfokuskan pembangunan ekonomi pada beberapa sektor sesuai potensi daerah, seperti daerah wisata, penghasil ikan dan mutiara, pertanian, pusat pendidikan dan pelatihan, industri, dan sebagainya. Metode ini cukup efektif dalam meningkatkan taraf hidup rakyat serta setiap daerah dapat memiliki "image" wilayah dan fokus pada potensi daerah yang ada.

Infrastruktur serta fasilitas yang dibutuhkan seperti akses jalan, pembangunan resort dan jembatan penghubung antara pulau, budidaya perikanan, kemudahan transportasi akan mendatangkan investor lokal dan asing untuk membuka pusat wisata sekaligus melakukan bisnis. Dengan begitu pemerintah tidak hanya berfokus dalam pembangunan lapangan kerja tetapi juga membangun kemandirian yang dibutuhkan masyarakat Papua sendiri.

Read More..
| 0 comments ]

Meringkuh Indahnya Investasi Bengkulu

Oleh Britany Alasen Sembiring

Lajur Mentawai dan bukit barisan berjejer indah di ketinggian tpografi yang berbukit propinsi Maluku. Propinsi yang sialri 117 sungai ini memiliki masyarakat yang sebagian besar bermatapencarian nelayan dan petani.



Sumber :

www.investasi.bengkulu-utara.go.id


Pertanian, jasa dan perdagangan menjadi kekuatan terpenting nafasnya propinsi Bengkulu. Hal ini disebabkan daerah Bengkulu yang subur dan kaya aakan endapan alluvial sungai yang cocok dijadikan lahan pertanian dan pemukiman yang asri.

Sumber : Pemerintah Daerah Bengkulu, 2007

Jika datang ke Bengkulu, secara tidak sadar kita dapat memanjakan diri dengan kondisi alam yang menarik, budaya yang unik, pendidikan yang tidak membosankan serta industri yang menguntungkan. Sebuah lahan bisnis yang lengkap jika dibangdingkan propinsi lainnya di Indonesia.

Potensi wisata di Bengkulu terdiri dari wisata alam, wisata industri, wisata budaya dan wisata pendidikan. Yang paling terkenal dari wisata di Bengkulu ini adalah wisata alam berupa pantai, flora, fauna dan cagar alam. Rententan wisata ini menjadi semenanjung eksotisme pulau Enggano yang mengesankan

Tidak hanya wisata, hasil tambang Bengkulu yang memberikan energi bisnis dan industri adalah batu bara, emas dan batu besi. Dengan begitu Bengkulu turut memberikan sumbangsih perdagangan batubara Indonesia yang sangat menguntungkan, yaitu 17 ton atau 20 persen dari perdagangan dunia sebagai pengekspor batu bara nomor satu di dunia. Harga Batu bara yang terus naik memberikan keuntungan yang hampir pasti bagi para investor jika mengembangkan bisnis perdagangan batu bara. Selain itu, peningkatan produksi batu bara di Bengkulu akan memberikan manfaat bagi Indonesia terutama masyarakat Bengkulu terutama dalam kebutuhan pembangkit listrik dan industri baja.

Perdagangan emas dan Batu besi mineralpun menjadi komoditas yang menguntungkan bagi investasi di Bengkulu karena harga komoditas ini terus naik dan produksinya semakin besar.

Perikanan Bengkulu juga menunjukkan potensi yang besar. Komoditas-komoditas seperti ikan tuna, kakap, kerapu, cumi-cumi, tongkol, tenggiri, cakalang, pelagis kecil, lobster, dan udang banyak diminati para investor dari dalam dan luar negeri. Kebutuhan domestik dapat dipenuhi serta permintaan luar negeri menjadi pemasukan yang besar melalui ekspor. Peluang investasi dari perikanan ini dapat juga berupa budidaya perikanan darat seperti tambaklele, udang dan ikan. Investasi di budidaya ini selain memberikan nilai tambah ekonomi nagi masyarakatnya, para investor juga dapat menarik keuntungan yang cukup menggiurkan dari perdagangan melalui pelabuhan strategis antara propinsi dan mancanegara..

Aktivitas perindustrian di propinsi Bengkulu ini memiliki potensi bisnis yang luar biasa dari jangka pendek maupun jangka panjang.misalnya pengembangan industri kelapa sawit. Kapasitas dan kemampuan industri di Bengkulu ini di tahun 2007 sebesar 60 ton/jam. Investasi baru dalam pengolahan CPO (Crude Palm Oil) sangat dibutuhkan sehingga kapasitas produksi minimal mencapai 120 ton/jam. Sementara itu, pengolahan karet juga menjadi andalan bagi industri pengolahan Bengkulu karena memiliki prospek ke depan lebih baik. Perkebunan karet rakyat Bengkulu tahun 2007 seluas 34.360 Ha dengan produksi 142.926 ton (pemda Bengkulu, 2008). Hal ini membuktikan bahwa produktifitas produksi karet di Bengkulu cukup bagus dan perlu pengembangan investasi yang lebih baik.

Penggunaan teknologi yang tepat guna juga dilakukan pemerintah daerah Bengkulu pada Industri pengolahan perikanan pada pengembangan fish processing industry misalnya, kualitas pikan yang dikaleng, dibekukan dan dikeringkan mengunakan pengendalian proses, sanitasi dan tahap operasionalisasi yang modern mulai dari pemilihan bahan baku ikan dan bahan pembantu, metode processing yang dipilih, dan tingkat teknologi yang digunakan.

Dari beberapa potensi yang telah diberdayakan dari propinsi Bengkulu ini, pemerintah daerah dapat dengan mudah memberikan tawaran investasi kepada masyarakat domestik, antara propinsi maupun mancanegara melalui promosi yang lebih gencar. Tentunya pemanfaatan teknologi yang tepat guna dan transfer knowledge menjadi isu yang harus diperhatikan oleh pemerintah daerah. Selain itu, infrastruktur dapat dibangun sesuai kebutuhan serta prosedur perizinan yang lama sebaiknya dipersingkat dan tidak terlalu mahal karena masalah ini menjadi faktor utama bagi kemudahan investasi di Indonesia.

Read More..
| 0 comments ]

Peraturan tiap negara mengusung hal yang aneh seperti hal2 yang menyinggung kehidupan sehari2; "Believe or not" just check it out...............:)

THAILAND :
Dilarang keluar rumah tanpa mengenakan celana dalam. (ketauan pake ngga
pakenya gimana dong?)

FILIPINA :
Untuk mengurangi tingkat kemacatan lalu lintas kota Manila , ditetapkan
bahwa :
Kendaraan bernomor akhir 1 atau 2 tidak diizinkan beroperasi di hari
Senin.
Sedangkan angka 3 & 4 tidak boleh di hari Selasa, 5 & 6 tidak boleh di
hari Rabu, 7 & 8 tidak boleh di hari Kamis, 9 & 0 tidak boleh di hari
Jumat. Peraturan ini berlaku sejak pukul 07.00 pagi setiap harinya.

SWISS :
a. Dilarang berkebun di hari minggu. Alasannya : BERISIK!!!
b. Walau warga Swiss dilarang menjual, membeli, menyelundupkan, dan
memproduksi minuman beralkohol, tapi mereka diizinkan untuk
mengkonsumsinya.

SWEDIA :
Dilarang mengecat rumah tanpa ijin dari pemerintah dan harus menggunakan
cat yang sudah mendapat sertifikat / ijin dari pemerintah.

KOREA SELATAN :
Para polisi wajib melaporkan jumlah uang suap yang mereka terima dari
para pengendara yang mereka tilang.

SINGAPURA :
a. Dilarang menjual Permen karet di Singapura.
b. Dilarang berjalan tanpa busana (bugil)
c. Tidak menyiram setelah buang air di toilet, dapat dikenakan denda.
d. Jika Anda tertangkap basah meludah sebanyak 3X, Anda diwajibkan
membersihkan jalan di hari Minggu dengan menenteng tulisan di dada "I am
a Litterer" (Saya seorang Peludah)
e. Dilarang pipis di dalam lift / elevator. (YA
IYAAAAAAALAAAAHHHH>>>GILA APA PIPIS DI LiFT)

UNITED KINGDOM :
a. Dilarang menjual sayuran di hari minggu (kecuali wortel).
b. Wanita dilarang makan coklat di tempat umum.
c. Mengambil barang yang dibuang, dapat diancam hukuman Pidana
Terorisme.

MEKSIKO :
a. Wanita yang bekerja di kantor pemerintahan dilarang mengenakan rok
mini atau pakaian yang dapat "memprovokasi" rekan kerja selama jam kerja.
b. Dilarang memaki di tempat umum.

ITALIA :
a. Pria yang mengenakan rok mini di tempat umum dikenakan hukuman
kurungan.(YA IYALAAAAH>>>ANEH SOALNYA....)
b. Memukul orang dengan kepalan tangan diancam hukum pidana
penganiayaan. Tapi menghajar orang dengan meja dan kursi dapat dianggap
membela diri.( Gila... trus apa bedanya????? ?)

AUSTRALIA :
a. Anak-anak berusia di atas 18 tahun (dibawah 21) dilarang membeli
rokok, tapi diizinkan merokok.
b. Dilarang mengangkat telepon pada deringan pertama.(KENAPA DILARANG
SIIIH…GA PENTING)
c. Hanya Petugas Listrik berizin yang boleh mengganti lampu rumah.
d. Dilarang mengenakan celana Hot Pink di hari minggu. (huahahahaha. ..)

YUNANI :
Dilarang mengenakan topi di stadium olahraga, karena dapat mengganggu
pandangan orang lain.

CHINA :
Hanya anak cerdas yang boleh kuliah (dan ini harus bisa dibuktikan
dengan ijazah ujian Negara yang diterimanya) .

KANADA :
a. Dilarang mencopot plester luka di tempat umum.
b. Dilarang menyirami tananam di kebun saat sedang hujan.
c. Dilarang pipis di semua tempat di Kanada (kecuali toilet rumah Anda
sendiri). (trus kalo kebelet gimana? aneh deh...)
d. Dilarang memanjat pohon.

PERANCIS :
a. Dilarang berciuman di kereta bawah tanah.
b. Dilarang menamai babi peliharaan Anda "Napoleon". (MAKSA DEH AAAAH….)

ISRAEL :
a. Dilarang memelihara babi di tanah Israel . Orang yang melakukannya
akan ditembak mati. (sadis euy..)
b. Dilarang ngupil di hari Sabat (Sabtu / Minggu). (rupanya ngupil juga
perlu istirahat pas weekend )
c. Dilarang naik sepeda, kecuali punya izin mengendarai sepeda..Believe it or not!

AMERIKA :

1. ARIZONA :
a. Pemerintah Arizona melarang para pemburu melakukan aktivitas
pemburuan onta di Arizona. (Masalahnya : Onta tidak hidup / tidak ada di
Arizona. Lalu buat apa memberlakukan undang-undang itu? *bingung*)
b. Dilarang menirukan gaya Pastor setempat.
c. Dilarang mengendarai mobil tanpa sepatu.
d. Dilarang bermain domino di hari Minggu.
e. Dilarang memakai kumis palsu di gereja.
f. Hukuman mati diberlakukan bagi siapapun yang menaburkan garam di atas
rel kereta api.
g. Dilarang mengendarai mobil dengan mata tertutup.

2. ALASKA :
a. Dilarang memfoto beruang yang lagi tidur.
b. Dilarang mengikat peliharaan di atas kap / atap mobil.
c. Dilarang memberi minum bir pada rusa.
d. Dilarang berjalan-jalan sambil membawa busur dan anak panah.

3. ARKANSAS :
a. Pria diizinkan memukuli istrinya, tapi tidak boleh lebih dari 1 kali
sebulan. (WHAT??!!)
b. Dilarang memelihara buaya di dalam bathtub. (idiiih…. Siapa juga yg
mau????)
c. Pria dan wanita yang ketahuan saling menggoda di tengah jalan, akan
dikenakan 30 hari penjara.
d. Dilarang membawa sapi berjalan-jalan di jalan utama setelah lewat jam
1 dini hari di hari Minggu.

4. CALIFORNIA :
a. Binatang peliharaan dilarang dibiarkan berhubungan intim di sekitar
lokasi sekolah, taman, dan tempat ibadah.
b. Wanita dilarang mengendarai mobil mengenakan daster.
c. Mobil tanpa pengemudi dilarang ngebut di jalan.(YA IAYALAAAAAAAAAAH)
d. Dilarang bersepeda di kolam renang. (APALAGI INI…)
e. Dilarang mengenakan sepatu boot koboi, kecuali Anda memelihara sapi
minimal 2 ekor.
f. Dilarang memelihara binatang berwarna hijau dan berbau menyengat.
g. Dilarang bermain bowling di trotoar.

5. COLORADO :
a. Dilarang berdebat dengan polisi, kecuali kendaraan Anda dihentikan
olehnya.
b. Dilarang mendirikan bangunan di tengah jalan. (YA IYALAAAH…GILA
APA…????)

6. CONNECTICUT
a. Dilarang mengendarai sepeda dengan kecepatan lebih dari 90 km / jam.
b. Pria dilarang mencium istrinya di hari Minggu. (ANEEEH…SIRIK AJAH…)
c. Mobil pemadam kebakaran tidak diizinkan ngebut lebih dari 40 km /
jam, walau sedang menuju ke lokasi kebakarang sekalipun.
d. Penata rias / kecantikan dilarang bersiul, berdendang, ataupun
bernyanyi saat melayani pelanggan.

7. FLORIDA :
a. Konstitusi Negara menjamin babi-babi hamil bebas dari ancaman
penjara, untuk tindakan apapun yang mereka lakukan.
b. Denda akan diberikan pada wanita yang tertidur saat rambutnya di-hair
dryer, kecuali dia adalah pemilik salon.
c. Dilarang bernyanyi di depan umum sambil mengenakan pakaian renang.
d. Dilarang kentut di tempat umum setelah jam 6 sore.
e. Dilarang memecahkan piring dan gelas lebih dari 3 buah sehari.

8. NEW YORK :
a. Dilarang menyapa orang sambil ngupil.
b. Dilarang mengenakan sandal setelah lewat jam 10 malam.
c. Pria dilarang keluar dengan mengenakan jaket dan celana yang gak
matching.(WHAT… ??? KALO LAGI GAK MODE SERBA MATCHING GMANA???)
d. Pria dilarang keluar rumah topless (tidak mengenakan baju atasan).
(FYI : Ini adalah hukum tertua di New York karena telah diberlakukan
sejak tahun 1900.)
e. Dilarang menyeruput sup.
f. Dilarang makan sambil berenang di lautan. (KITA SIH UDAH TAUUUUU….)

9. WASHINGTON :
a. Dilarang menyusui anak di tempat umum.
b. Dilarang menari dan minum di waktu bersamaan.

sumber: ketupat_depok@yahoogroups.com

Read More..
| 1 comments ]

Depok, Urbanisasi Investasi?

Oleh Britany Alasen Sembiring

Jika kita ingin mengetahui sebuah daerah yang telah bermetamorfosis menjadi kota dan salah satu tujuan urbanisasi terbesarnya DKI Jakarta, maka lihatlah kota Depok. Tahun 1982,sebelum menjadi kota, daerah ini menjadi wilayah kabupaten Bogor dan masih bergantung pada pemerintah pusat. Namun setelah tahun 1999, Depok menjadi kota administratif sendiri dan memiliki pemerintah kota saat otonomi daerah berlangsung.

Kemajuan sebuah daerah adalah terjadinya trasformasi struktural perekonomian yang dari sektor primer berbasis pertanian menjadi sektor sekunder dengan basis industri atau tersier dengan basis sektor jasanya. Proses ini telah terjadi pada perekonomian kota Depok terutama disebabkan oleh faktor urbanisasi yaitu peran serta sektor primer menunjukkan stagnansi sedangkan peran sektor sekunder dan tersier mengalami peningkatan. Distribusi secara sektoral kota Depok terhadap Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) tahun 2000-2005 terlihat sebagai berikut;

Sumber : Chatib, 2007

Banyak lahan investasi dari beberapa sektor, misalnya pada sektor pertanian terdapat komoditas-komoditas unggulan yang berkembang dalam perdagangan antara masyarakat kota depok sendiri ataupun daerah lainnya. Lahan investasi tersebut dapat bermacam-macam yaitu, perikanan dengan budi daya ikan darat, ikan hias, pengembangan sapi ternak, dan pengembangan buah-buahan, singkong, sayur-sayuran.

Industri pengolahan tanpa migas seperti industri bahan makanan, tekstil dan usaha kecil menegah menjadi andalan bagi ekonomi kota Depok. Hal ini dikarenakan sektor ini paling besar kontribusinya terhadap pendapatan daerah. Selain itu pengangkutan dan komunikasi senantiasa semakin berkembang menghadapi kemajuan Depok yang lebih modern.

Dengan perkembangan sektor tersier dan sekunder lebih besar pada pemasukan ekonomi kota Depok membuat pemerintah daerah lebih memprioritaskan pembangunan lebih kepada pembangunan fasilitas perdagangan dan jasa. Pembangunan pasar-pasar tradisional, mall-mall di kota depok ini semakin banyak dengan variasi-variasi yang unik. Masyarakat pendatang akibat urbanisasi yang berasal dari luar daerah aupun propinsi diberikan fasilitas khusus melalui penyewaan apartemen, kos-kosan serta kontrakan dengan harga yang murah. Tahun 2005, kota depok mendapat peringkat A untuk kategori tempat investasi dengan kualitas pelayanan terbaik dari KPPOD.

Universitas Indonesia yang menjadi tempat perkuliahan favorit di Indonesia menjadi faktor peningkatan daya saing daerah kota Depok. Pasalnya, mahasiswa dari seluruh propinsi ikut perkuliahan untuk meningkatkan jenjang pendidikan mereka. Tentunya di masa depan, depok berprospek menjadi kota pendidikan terbaik karena menghasilkan sumber daya manusia dengan kualitas tinggi.

Posisi depok yang dekat dengan perlintasan jalur Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi membuat daerah ini cukup dipadati oleh kendaraan-kendaraan pribadi maupun umum setiap hari. Oleh karena itu masalah kemacetan juga menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pemerintah kota Depok.

Dari semua potensi investasi kota depok, sayangnya sumber investasi tersebut kepanyakan dari proses urbanisasi. Namun, proses urbanisasi yang terus menerus terjadi membuat masalah baru bagi kesejahteraan kota Depok terutama masalah pemukiman. Kondisi pembangunan perumahan dan permukiman di Kota Depok yang mencapai 54,76% dari luas wilayah di Depok 20.029 ha meningkatkan tuntutan kebutuhan fasilitas yang tertata dengan baik. Hanya 40 % yang sudah tertata dengan baik sedangkan 60 % belum tertata dengan baik.

Kepastian hukum dan politik kota depok ini masih belum terkelola dengan baik karena masih banyaknya oknum yang berkepentingan. Perselisihan partai-partai politik seringkali menciptakan iklim yang kurang kondusif untuk berinvestasi. Selain itu, tenaga kerja kota Depok yang sebagian besar berada di Jakarta membuat tenaga kerja menjadi langka dan biaya tenaga kerja yang dihadapi oleh para perusahaan-perusahaan cukup mahal dan menjadi penghambat investasi yang cukup signifikan.

Semua masalah-masalah yang menghambat investasi tersebut merupakan prioritas yang harus diperhatikan pemerintah kota Depok. Pemberdayaan masyarakat melalui industri pengolahan dengan pengembangan perdagangan dapat membuat Depok kaya akan lahan investasi. Sebaiknya diberikan fasilitas kredit yang lancar bagi para UKM sehingga bisnis tersebut dapat meyerap tenaga kerja menjadi lebih baik. Kemudian, dari segi internal pemerintahan kota depok perlu diberikan training khusus atau manajemen pemerintahan yang lebih baik antara legislatif, yudikatif dan eksekutif. Tata ruang lahan pemukiman yang baik dan memperhatikan lingkungan diperlukan untuk menjaga agar kepadatan penduduk di Depok tidak lagi menjadi masalah. Tentunya penanganan semua masalah ini membutuhkan komitmen pihak-pihak seperti pemerintah kota, masyarakat serta pebisnis dalam membangun ekonominya menjadi lebih baik. Investasi di Depok diharapkan tidak lagi karena urbanisasi tetapi karena kemandirian ekonomi kota depok itu sendiri.


Read More..
| 0 comments ]


Raksasa Tidur ‘Halmahera Tengah’

Oleh Britany Alasen Sembiring

Lautan Teluk Weda diantara pulau-pulau elok Maluku ini tampak sumringah dengan kicauan burung camar dan hempasan ombak yang masih alami. Peradaban masyarakat kabupaten Halmahera Tengah ini mulai menghiasi daftar panjang daerah yang memiliki keunikan budaya dan potensi tersendiri.

Hutan tropis Halmahera seluas 227.250 Ha yang senantiasa terpelihara dengan baik ini merupakan lahan yang dicari-cari pebisnis kayu dari dalam maupun luar negeri. Dengan Ibukota Soasio Tidore ini Halmahera Tengah terbagi dalam tiga wilayah administratif yaitu Kabupaten Halmahera Tengah sebagai Kabupaten Induk yang beribukota di Weda, Kabupaten Halmahera Timur yang beribukota di Maba dan Kota Tidore Kepulauan beribukota di Soasio Tidore.

Keajaiban alam dan lahan investasi yang tak pernah terhindarkan dari mata adalah pemanfaatan Lautan seluas 6.104,65 Km2 dengan karang lautnya menjadi habitat yang cocok untuk berbagai jenis ikan dan biota laut lainnya. Secara ekonomi, Potensi perikanan Halmahera Tengah hingga akhir tahun 2006 sebanyak 9.110,2 ton yang terdiri dari ikan segar sebesar 7.184,5 ton dan ikan olahan sebesar 1.925,7 ton. Keindahan pantai dengan biota lautnya akan dapat memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha perdagangan ikan disamping memenuhi kebutuhan konsumsinya kepada para wisatawan asing. Pemerintah juga dapat mendukung pembangunan sektor perikanan ini dengan menarik kerjasama investasi dari dalam maupun luar negeri. Caranya adalah melakukan promosi langsung maupun tidak langsung ketika para wisatawan tersebut berkunjung. Tentunya perwujudan investasi di sektor ini menjadi sumber keuntungan bagi pihak investor, masyarakat serta pemerintah daerah pada umumnya.

Budaya masyarakat Halmahera yang terdiri dari multietnis dari jawa, hungga papua sendiri juga memberikan nilai sejarah yang tinggi. Terutama karena peradaban masyarakat Halmahera Tengah yang sangat kental dengan nilai religius sejak zaman perjuangan Sultan Nuku dalam merebut kemerdekaan daerah ini juga beberapa potensi rebutan para penjajah dahulu. Kondisi ini memberikan ciri khas tersendiri Halmahera Tengah dalam mengundang para wisatawan melakukan penelitian dan berbisnis dalam mengeksplorasi sumber daya yang belum tergali.

Salah satu potensi yang marak diminati di kabupaten Halmahera Tengah ini adalah kandungan perut bumi Halmahera Tengah seperti Nikel, Minyak Bumi, Emas, Batubara, Pasir Besi, Asbas, dan lain-lain. Beberapa perusahaan lokal bekerjasama dengan pihak asing melakukan eksplorasi besar-besaran dan menyerap tenaga kerja yang cukup banyak seperti PT. Aneka Tambang yang telah mengelola Biji Nikel di Pulau Gebe. Kemudian, PT. Weda Bay Nikel dari Australia juga tengah melakukan eksploirasi Biji Nikel. Menurut penelitian, potensi nikel yang belum tergali ini diperkirakan bertahan hingga sampai puluhan tahun lamanya.

Julukan ‘Raksasa Yang Tidur’ memang lebih cocok disandang kabupaten Halmahera Tengah ini karena daerah ini memiliki potensi ekonomi yang belum tergarap karena belum dimanfaatkan secara optimal. Bahkan sumber daya manusia masyarakt Halmahera Tengah ini belum terlalu dimanfaatkan menjadi tenaga yang terampil dan terdidik.

Secara makro, pertumbuhan ekonomi daerah kabupaten Halmahera Tengah ini belum stabil karena masih bertumpu pada sektor pertambangan sebagai ‘leading sector’. Dengan menggunakan dasar harga konstan tahun 2000, peningkatan yang tajam dati tahun 2001 ke 2002 mencapai 2.27 persen. Kemudian tren peningkatan ini diteruskan hingga 2004 yaitu 5.27 persen walau pada akhirnya tahun 2005 turun menjadi 4.17 persen. Sedangkan kemakmuran masyarakat ini sedikit meningkat antara tahun 2004-2005 dengan peningkatan Pendapatan Perkapita masyarakat yaitu dari 4,79 juta rupiah di tahun 2004 menjadi 4,83 juta rupiah pada tahun 2005. (Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah, 2007)

Pemerintah kabupaten Halmahera Tengah ini dapat jeli dalam mengambil keputusan tentang bagaimana mengembangkan perekonomian daerahnya agar tidak terlalu tergantung dengan sektor pertambangan. Ada beberapa lahan investasi yang dapat digarap dan memberikan potensi kemandirian ekonomi bagi masyarakat Halmahera sendiri, yaitu Sektor Perdagangan dan Jasa berupa Hotel/Penginapan & Restoran yang sebesar 11.23% dan lebih dipicu oleh besarnya pertumbuhan sub sektor perdagangan besar & eceran dengan produk-produk olahan sektor perikanan dan kehutanan oleh UKM (Usaha Kecil Mikro). Jumlah UKM ini mulai banyak di Kabpaten Halmahera Tengah ini seperti yang terlihat di Tabel. Peningkatan aktivitas perdagangan di Kabupaten Halmahera Tengah ini membuka ’market’ bagi para investor dan masyarakat untuk meraih keuntungan.

Tabel Jumlah Pelaku Usaha di Kabupaten Halmahera Tengah Tahun 2005

No.

Kecamatan

Usaha

Mikro

Usaha

Kecil

Usaha

Menengah

Usaha

Besar

Jumlah

1

Weda

34

21

-

-

55

2

Weda Utara

25

17

-

-

42

3

Weda Selatan

33

19

-

-

52

4

Patani

31

28

8

1

67

5

Patani Utara

50

35

3

-

88

6

Gebe

61

12

-

-

73

Jumlah

234

132

11

1

377

Sumber : Dinas Perindag, Koperasi UKM dan Investasi Kab. Halteng

Pembangunan infrastruktur yang baik oleh pemerintah dapat mendukung terselenggaranya investasi dan aktivitas ekonomi yang lebih baik. Tahun 2005 saja, ketersediaan listrik dan air bersih di wilayah ini cukup baik dengan pertumbuhan positif Sektor Listrik, Gas & Air Bersih sebesar 9.43%.

Promosi yang gencar untuk menarik investasi serta pembangunan sarana kesehatan, pendidikan serta lahan bisnis akan memberikan keuntungan di masa mendatang yang lebih baik. Oleh karena itu hubungan pemerintah pusat dengan daerah dalam memberikan dukungan sumberdaya modal dan manusia yang lebih baik melalui dana alokasi umum dan bimbingan (training) merupakan salah satu solusi agar perkembangan ekonomi kabupaten Halmahera Tengah ini dapat memiliki prospek lebih baik dan mengundang pertumbuhan di daerah Maluku lainnya.


Read More..