Places to See

| 0 comments ]

New Adventure Begins...


I never realized that i could continue my study at University of Melbourne, Australia. Here, i met lots of people from different countries, different cultures, different characteristics, and different thinking.
I have been feeling so blessed, started from facing immigration officers at Tullamarine Airport at Melbourne till now i am still writing this beautiful blog that i have made.

The first experience that i felt was the summer weather. It was so hot around 38-40 degree of Celsius. I did not imagine that Melbourne's summer was like burning within boiled water. :)
but, that's ok,,,, i was still vigorous to face thousand experience waiting for me.

I went to my flat owned by the young Malaysian woman and stayed there around two months. I like the charcoal chicken that she made and gave to us. The facilities were complete and much larger than my previous room flat at my boarding house in Indonesia. Although there was no air conditioner, but the fan was functioned well. all the things were fine.

Then, i made my own step to University of Melbourne by tram, the similar machine like trans jakarta in Indonesia but different scheme in using Myki card. This card can be used in any transportation modes in Melbourne with account balance that should be recharge in particular areas. Fortunately, i got it from my friend who already graduated from Unimelb with the same course as me. Thanks Rika :)

I went to Intensive Academic Program (IAP) from Australia Awards Scholarship in University of Melbourne. In that course, i met lots of native students with wide range of ages, from 20s to 40s. Many students from Ecuador, Mexico, Columbia, Papua New Guinea, Bangladesh, Pakistan, Japan, India, Sri Lanka, Maldives Island, Germany, Australian (Melbourne), Solomo Island, etc. I was so excited and interested to mingle with them. They introduced themselves and very welcoming to me.

I realized that it's not too bad listening native's saying in every single words. Maybe, because i was getting used to it. I need to get involved in every activity in the class, but i saw many students were also so exciting to participate in the class too. So, i ended up to observe the condition and learn how they responded all the tutors or lecturers said. Moreover, this IAP class made me learn the style of learning in foreign country especially in Australia. It's different from Indonesia and it's about time to adapt and tackle all of the differences culture that i faced.

It's not easy to deal with friends in many backgrounds. One of the problems is they have different accents in Speaking English. I felt confuse when i faced Bangladesh People with very fast speaking style that i could not follow. But, maybe...because i was not getting used to it. So, i need to learn much...


To be continued....:)






Read More..
| 1 comments ]



Sejak tahun 2000, pemerintah Indonesia telah dikatakan menerapkan konsep desentralisasi untuk pembangunan Indonesia dalam jangka panjang. Berbicara mengenai desentralisasi, maka pertanyaan yang terlintas di benak kita adalah apa tujuan pemerintah menerapkan desentralisasi tersebut.

Desentralisasi adalah pelimpahan wewenang dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah termasuk yang menyangkut kesejahteraan masyarakat masing-masing daerah. Dalam segi keuangan misalnya, dana perimbangan yang diberikan pemerintah diberikan kepada pemerintah daerah dengan catatan bahwa akan digunakan bagi pembangunan yang sesuai dengan karakteristik serta kebutuhan masing-masing daerah.

Sampai saat ini pelaksanaan desentralisasi masih menunggu waktu baru dikatakan berhasil. Sebagai contoh, pulau jawa yang banyak aktivitas ekonomi, pertumbuhan dan pembangunannya ternyata memiliki kelemahan yaitu adanya ketimpangan distribusi pendapatan diantara masyarakatnya. Misalnya saja pada propinsi Jawa Barat yang masih memerlukan tindak lanjut untuk mengatasi permasalahan pembangunannya yang masih labil dan kemiskinan yang masih menunjukkan angka yang besar.



Prof. Dr.Ir Ginandjar Kartasasita mengatakan melalui harian umum pikiran rakyat mengatakan bahwa masalah krusial yang menimpa Jawa Barat sekarang ini adalah indeks pembangunan manusia, kesenjangan kesejahteraan dan rentannya daya saing.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) propinsi Jawa Barat menunjukkan nilai yang sangat rendah. Pendidikan masyarakat jawa barat serta keterampilannya ternyata masih memerlukan peningkatan yang lebih signifikan. Kemudian, masih banyaknya anak-anak usia sekolah yang tidak dapat sekolah karena alasan kemiskinan atau terpaksa berhenti sekolah padahal pembangunan pendidikan di Jawa Barat dapat dikatakan lebih baik dibandingkan daerah-daerah lainnya.
Tentunya masalah IPM ini merupakan masalah utama penghambat investasi jangka panjang untuk perekonomian Jawa Barat. Pentingnya IPM ini berkaitan dengan penngunaan tenaga kerja sebagai faktor produksi yang dapat meningkatkan Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) propinsi Jawa Barat secara riil. Hadiyanto, dkk (2003) melakukan penelitian mengenai pengaruh peningkatan faktor produksi tenaga kerja dan modal dalam meningkatkan PDRB propinsi Jwa Barat. Tenyata menurut hasil penelitian Hadiyanto, peningkatan 1 % modal akan memberikan peningkatan rata-rata sebesar 0.128 % dalam PDRB Riil. Sedangkan peningkatan 1 % faktor tenaga kerja akan meningkatkan 2.9296 % PDRB Riil. Ditambah lagi sektor industri Jawa Barat ini bertipe labor intensive daripada capital intensive yang berarti industri di jawa Barat sebagian besar menggunakan tenaga kerja dibandingkan dengan modal.

Masalah kedua yang paling krusial di Jawa Barat adalah kesenjangan kesejahteraan. Kesejahteraan masyarakat Jawa Barat ini disebabkan oleh tidak meratanya kepemilikan aset pada masyarakat propinsi Jawa Barat sehingga pendapatan masyarakat juga jauh berbeda. Sarana pendukung usaha di daerah propinsi jawa Barat ini ternyata tidak merata tersebar sehingga belum optimalnya penggunaan sarana tersebut bagi kelancaran usaha masyarakat. Berdasarkan penelitian Anshori (2003), terdapat kesenjangan pendapatan yang dukup besar antara mayarakat sunda dan non sunda di Jawa Bara. Indeks kesenjangan pendapatan tersebut cukup besar hingga mencapai 20-30 %.

Daya saing propinsi Jawa Barat dari sisi usaha masih menjadi persoalan yang belum tuntas. Birokrasi izin usaha yang lama, biaya dari segi pungutan liar dan retribusi yang memberatkan pengusaha serta aturan-aturan mengenai usaha yang masih tergolong rumit. Kondisi ini membuat iklim usaha menjadi belum kondusif dan dapat menghambat masuknya investasi daerah yang berguna bagi pembangunan ekonomi propinsi Jawa Barat.
Pemerintah daerah Jawa Barat menindak lanjuti program pembangunan daerah Jawa Barat ini dengan membuat rencana strategis jangka menengah dan panjang yang memprioritaskan keterlibatan masyarakat dalam pembangunan. Pemberian beasiswa dan BOS (Bantuan Operasional Sekolah) Di semua level sekolah digencarkan oleh pemerintah daerah untuk meningkatkan IPM Jawa Barat. Sedangkan untuk ketimpangan kesejahteraan diminimalkan dengan cara menerapkan pajak progresif kepada masyarakat untuk keperluan pembangunan. Yang paling penting untuk meningkatkan daya saing propinsi Jawa Barat adalah bagaimana menerapkan sistem good governance bagi efektifitas pelaksanaan usaha di wilayah Jawa Barat.


Type rest of the post here

Read More..
| 0 comments ]



Hari demi hari kehidupan terus berjalan, bahkan transportasi dan komunikasi semakin berperan penting bagi kelancaran dan kemajuan aktivitas. APalagi jakarta yang telah menjadi Megapolitan. Jadi, 'be aware' dengan informasi transportasi dan komunikasi yang ada...

Info angkutan umum ini didapatkan dari milis smansa@yahoogroups.com, semoga berguna...


Para pembaca Blogger, ini adalah informasi angkutan umum yang ada di jakarta..





Metromini

* 001 rute Senen - RS Islam Cempaka Putih - Taman Solo

* 003 rute Senen - Cempaka Putih - Rawamangun

* 005 rute Senen - Johar Baru - Mardani

* 007 rute Senen - Cempaka Mas - Semper

* 010 rute Senen - Kemayoran - Sunter

* 011 rute Senen - Kemayoran - Bendungan Jago

* 015 rute Senen - Sabang - Setiabudi

* 017 rute Senen - Cikini - Manggarai

* 023 rute Tanjung Priok - Cilincing

* 024 rute Tanjung Priok - Sunter - Senen

* 029 rute Kota - Pademangan - Sunter

* 030 rute Kota - Pluit - Muara Angke

* 041 rute Pulo Gadung - Tugu - Tanjung Priok

* 042 rute Pulo Gadung - Penggilingan - Perumnas Klender

* 043 rute Pulo Gadung - Pondok Ungu - Seroja

* 044 rute Pulo Gadung - Penggilingan - Pulo Gebang

* 045 rute Pulo Gadung - Jatiwaringin - Pondok Gede

* 046 rute Pulo Gadung - Utan Kayu - Kampung Melayu

* 047 rute Senen - Cempaka Putih - Pondok Kopi

* 049 rute Pulo Gadung - Utan Kayu - Manggarai

* 050 rute Kampung Melayu - Duren Sawit - Perumnas Klender

* 052 rute Kampung Melayu - Buaran - Stasiun Cakung

* 053 rute Kampung Melayu - Condet - Kampung Rambutan

* 054 rute Kampung Melayu - Kalimalang - Pondok Kelapa

* 058 rute Cililitan - Pondok Bambu - Perumnas Klender

* 060 rute Manggarai - Tebet - Kampung Melayu

* 061 rute Manggarai - Bukit Duri - Kampung Melayu

* 062 rute Manggarai - Pancoran - Pasar Minggu

* 064 rute Pasar Minggu - Kalibata - Cililitan

* 069 rute Blok M - Kyai Maja - Kreo - Ciledug

* 070 rute Blok M - Pos Pengumben - Joglo

* 071 rute Blok M - Tanah Kusir - Kodam Bintaro

* 072 rute Blok M - Pondok Indah รข€“ Lebak Bulus

* 074 rute Blok M - Tanah Kusir - Rempoa

* 075 rute Blok M - Mampang - Pasar Minggu

* 076 rute Blok M - Cilandak - Kampung Rambutan

* 077 rute Blok M - Kemang - Ragunan

* 078 rute Blok M - Mayestik - Kebayoran Lama - Cidodol

* 079 rute Blok M - Fatmawati - Lebak Bulus

* 082 rute Kalideres - Kamal - Kapuk - Grogol

* 084 rute Kalideres - Pluit - Kota

* 085 rute Kalideres - Permata Hijau - Lebak Bulus

* 091 rute Batusari - Tanjung Duren - Citraland - Grogol - Roxy Mas - Tanah Abang

* 092 rute Joglo - Kedoya - Jalan Panjang - Daan Mogot - Grogol

* 506 rute Kampung Melayu - Klender - Pondok Kopi

* 610 rute Blok M - Cipete - RS Fatmawati - Pondok Labu

* 611 rute Blok M - Pondok Pinang - Pasar Jum'at

* 619 rute Blok M - Pangeran Antasari - Pondok Labu - Cinere

* 640 rute Pasar Minggu - Pancoran - Tosari

* 719 rute Lebak Bulus - Pondok Gede - Jatiasih

* 733 rute Blok M - Bintara - Kranji

* 783 rute Kampung Melayu - Kalimalang - Cibubur - Cileungsi

* 789 rute Perumnas Klender - Pulo Gadung - Harapan Indah

* 792 rute Perumnas Klender - Pondok Kelapa - Bekasi

* 811 rute Blok M - Lebak Bulus - Rempoa - Bintaro


Kopaja

* 19 trayek Tanah Abang - Sudirman - Kb. Ragunan

* 20 trayek Lebak Bulus - Rasuna Said - Senen

* 27 trayek Pasar Senen - Kelapa Gading

* 57 trayek Blok M - Kalibata - Cililitan

* 63 trayek Blok M - Ampera - Depok

* 66 trayek Blok M - Sudirman - Manggarai

* 68 trayek Kp. Melayu - Ps. Minggu - Kb. Ragunan

* 86 trayek Lebak Bulus - Slipi - Grogol

* 502 trayek Kampung Melayu - Tanah Abang

* 602 trayek Tanah Abang - Mampang - Kb.Ragunan

* 605 trayek Blok M - Kemang - Kp. Rambutan

* 605A trayek Blok M - Kemang - Kb.Ragunan

* 608 trayek Blok M - Tanah Abang

* 612 trayek Kp.Melayu - Kemang - Kb. Ragunan

* 613 trayek Blok M - Bintaro

* 614 trayek Pasar Minggu - Blok M - Cipulir

* 615 trayek Tanah Abang - Blok M - Lebak Bulus

* 616 trayek Blok M - Ps Minggu - Cipedak

* 620 trayek Blok M - Mampang - Pasar Rumput

* 95 trayek Rawa Bokor - Taman Anggrek

Mayasari Bhakti

P6 : Grogol - Kp Rambutan

P55 : Grogol - Kp Melayu

57 : Blok M - Pulogadung

300 : Blok M - Rawamangun

107 : Kp Melayu - Blok M

Patas AC 81 : Depok - Kalideres

Patas AC 43 : Grogol - Cibinong

Patas AC 05 : Bekasi - Blok M

PPDPPD 45 : Blok M - Kp Rambutan (biasanya hanya sampe cililitan)

PPD 46 : Grogol - Kp Rambutan (biasanya hanya sampe cililitan)

PPD Patas AC 79 : Rambutan - Kota

TransJakarta (busway)


KORIDOR I

* Halte Kota

* Halte Glodok

* Halte Olimo

* Halte Mangga Besar

* Halte Sawah Besar

* Halte Harmoni

* Halte Monas

* Halte Bank Indonesia

* Halte Sarinah

* Halte Bundaran HI

* Halte Tosari

* Halte Dukuh Atas

* Halte Setia Budi

* Halte Karet

* Halte Benhill

* Halte Polda Metro

* Halte Gelora Bung Karno

* Halte Bunsen

* Halte Masjid Agung

* Halte Blok M

——————————————————————————————–

KORIDOR II

* Halte Pulo Gadung

* Halte Bermis

* Halte Pulomas

* Halte Asmi

* Halte Pedongkelan

* Halte Cempaka Timur

* Halte RS. Islam

* Halte Cempaka Tengah

* Halte Pasar Cempaka Putih

* Halte Rawa Selatan

* Halte Galur

* Halte Senen

* Halte RSPAD

* Halte Deplu

* Halte Istiqlal

* Halte Juanda

* Halte Pecenongan

* Halte Harmoni

——————————————————————————————–

KORIDOR III

* Halte Harmoni

* Halte Jelambar

* Halte Indosiar

* Halte Taman Kota

* Halte Jembatan Gantung

* Halte Dispenda

* Halte Jembatan Baru

* Halte Rawa Buaya

* Halte Sumur Bor

* Halte Pesakih

* Halte Kalideres

——————————————————————————————–

KORIDOR IV

* Halte Pulogadung

* Halte Tugas

* Halte Pertamina

* Halte Telkom

* Halte Tarakanita

* Halte Sunan Giri

* Halte IKIP

* Halte Kehakiman

* HalteBPKP

* HalteUtan Kayu

* Halte Pasar Genjing

* Halte Pasar Pramuka

* Halte Matraman I

* Halte Manggarai

* Halte Pasar Rumput

* Halte Halimun

* Halte Dukuh Atas 2

——————————————————————————————–

KORIDOR V

* Halte Ancol

* Halte WTC

* Halte Mangga Dua Square

* Halte Jembatan Merah

* Halte Kartini Halte Lautze

* Halte Golden Trully

* Halte Budi Utomo

* Halte Depertemen Keuangan

* Halte Senen

* Halte Pal Putih/Xerox

* Halte Kramat Sentiong

* Halte Unversitas Indonesia

* Halte St. Carolus

* Halte Matraman

* Halte Gramedia

* Halte Gereja ST Joseph

* Halte Urip Sumohardjo

* Halte Jatinegara Timur

* Halte Jatinegara Barat

* Halte Terminal Kampung Melayu

——————————————————————————————–

KORIDOR VI

* Halte Ragunan

* Halte Departemen Pertanian
* Halte Gotong Royong

* Halte Mangga Besar

* Halte Pejaten

* Halte Buncit Indah

* Halte Waring Jati Barat

* Halte Imigrasi

* Halte Graha Ferostal

* Halte Mampang Prapatan/Hero

* Halte Rasuna Said/Timah

* Halte Graha Irama

* Halte Yayasan RPI

* Halte Pasar Festival

* Halte Plaza Kuningan

* Halte Jasa Raharja

* Halte Menara Duta

* Halte Sultan Agung

* Halte Latu Harhari

——————————————————————————————–

KORIDOR VII

* Halte Kampung Rambutan

* Halte Tanah Merdeka

* Halte Makro

* Halte RS Harapan Bunda

* Halte Pasar Induk Kramat Jati

* Halte Terminal Cililitan

* Halte Mayjen Sutoyo

* Halte UKI

* Halte Rumah Susun

* Halte Gelanggang Remaja

* Halte Depkeu

* Halte Kampung Melayu

PO. Deborah

Trayek Depok - Lb Bulus

Trayek Depok - Kalideres

PO. Tunggal Daya

Trayek Lb Bulus - Bekasi

Steady Safe

Patas AC 48 : Depok - Grogol

Patas AC 104 : Kp Melayu - Cimone

Damri

Bandara - Lb Bulus

Bandara - Blok M

Bandara - Gambir

Bandara - Rw Mangun

Bandara - Rambutan

Bandara - Ps Minggu

Bandara - Bekasi

Bandara - Bogor

Bandara - Cikarang

Gambir - Tanjung Karang (Lampung)

Koantas Bima

* 101 rute Tanah Abang - Pondok Cabe

* 102 rute Tanah Abang - Ciputat

* 507 rute Kampung Melayu - Cimanggis

* 509 rute Kampung Rambutan - Lebak Bulus

* 510 rute Kampung Rambutan - Ciputat

* 621 rute Blok M - Ciputat

* 104 rute Perumnas Tangerang - Grogol

* 106 rute Cimone - Senen

* 103 rute Poris - Grogol

Angkot & Mikrolet di Jakarta

Angkutan Umum B03 ===>Joglo - Citraland, lewat Meruya, Kedoya, Tanjung Duren.

Angkutan Umum B14 ===> Puri Indah - Citraland, lewat Pasar Puri, Kedoya, Terusan
Arjuna, Tanjung Duren.

Angkutan Umum C01 ===> Kebayoran Lama - Ciledug

Angkutan Umum C14 ===> Lebak Bulus - Ciledug

Angkutan Umum C05 ===> Kebayoran Lama - Ceger

Angkutan Umum D18 ===> Ciputat - Ciledug

Angkutan Umum D01 ===> Kebayoran Lama - Ciputat

Angkutan Umum D02 ===> Pondok Labu - Pamulang

Angkutan Umum S03 ===> Kebayoran Lama - Pondok Labu

Angkutan Umum S08 ===> Lebak Bulus - Bintaro

Angkutan Umum S11 ===> Lebak Bulus - Pasar Minggu

Angkutan Umum S12 ===> Lebak Bulus - Bona Indah

Angkutan Umum S14 ===> Lebak Bulus - Petukangan

Angkutan Umum M09 ===> Kebayoran Lama - Tanah Abang

Angkutan Umum M11 ===> Meruya - Tanah Abang

Angkutan Umum M10 [Jembatan Lima - Tanah Abang]

Angkutan Umum M08 [Kota - Tanah Abang]

Mikrolet M16 ===> Trayek Pasar Minggu - Kampung Melayu

Mikrolet M06 ===> Trayek Kampung Melayu - Gandaria

Mikrolet M18 ===> Rute Kampung Melayu - Pondok Gede [Lewat Kali Malang]

Mikrolet M19 ===> Cililitan - Klender Bekasi

Mikrolet M29 ===> Cililitan - Kranji

Mikrolet M28 ===> Kampung Melayu - Pondok Gede [ Lewat Cawang]

Mikrolet M01 ===> Rute Kampung Melayu - Pasar Senen

Mikrolet M27 ===> Rute Pulo Gadung - Kampung Melayu

Mikrolet M20 ===> Pasar Minggu - Jati Padang

Mikrolet M44 ===> Trayek Kampung Melayu, Ambassador Mall, Karet Kuningan

Angkot 461 ===> Rute UKI cawang - Pondok Gede

Read More..